ALL Apartemen dan Kos

Apartemen, Pengganti Kos Eksklusif

mataram-city_sept13_00021

Pembangunan apartemen sebagai investasi baru menjadikannya pengganti kos eksklusif dalam beberapa tahun ke depan. Sumber: http://mataramcity.com/v3/wp-content/uploads/2013/09/mataram-city_sept13_00021.jpg

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak titik di Yogyakarta semakin pesat dihiasi puluhan baliho rencana pembangunan apartemen. Kelebihannya sebagai sebuah investasi mulai menggeser kos eksklusif yang sempat populer di kalangan mahasiswa menengah ke atas. Biaya sewa per bulan kos ekslusif dinilai kalah efisien dibanding biaya untuk secara permanen memiliki sebuah apartemen.

Dulu, mahasiswa dengan tingkat ekonomi menengah ke atas cenderung menjadikan kos eksklusif sebagai pilihan utama. Namun, seiring berbagai promosi menarik mengenai apartemen, mulai tumbuh pesat pula kecederungan mahasiswa untuk memiliki apartemen.

Firsa, salah satu penghuni kos eksklusif di daerah Pogung, Jalan Kaliurang, menyatakan rencananya untuk pindah ke apartemen di daerah Palagan Tentara Pelajar apabila sudah selesai dibangun. Efisiensi biaya menjadi tolak ukurnya untuk menghuni sebuah apartemen.

Biaya sebuah kos eksklusif yang dihuni oleh Firsa dalam sebulan dapat lebih dari Rp 1,5 juta karena belum termasuk biaya listrik. Ini berarti dalam setahun, uang yang keluar sebanyak Rp 18 juta dan selama menempuh pendidikan di Kota Jogja sudah lebih dari Rp 30 juta uang keluar hanya untuk biaya tinggal.

loading...

Sementara itu, apartemen memang lebih menguras biaya dibanding kos karena harga pembeliannya adalah Rp 200 juta hingga Rp 600 juta rupiah untuk sebuah kamar standar (studio). Namun, hal tersebut akan lebih efisien secara jangka panjang karena itu sudah menjadi hak milik, sehingga bisa menjadi investasi yang menguntungkan.

Faktor lain seperti kelengkapan fasilitas yang ditawarkan dirasa sepadan dengan harga fantastis tersebut. Air panas, pendingin ruangan, lahan parkir yang luas, jaringan nirkabel, layanan televisi berlangganan, sarana olahraga sampai kolam renang khusus penghuni merupakan sederet fasilitas apartemen pemanja penghuni. Adanya aparat keamanan khusus juga menambah kenyamanan penghuni apartemen. Apartemen juga dibangun untuk mendukung kebebasan beraktivitas dan mobilitas yang semakin tinggi.

Tia, mahasiswi asal Jakarta, mengutarakan niatnya untuk pindak ke sebuah apartemen dalam beberapa tahun ke depan. Alasan utamanya adalah mempermudah keluarganya ketika berkunjung, tidak perlu mencari hotel lain untuk menginap. Hotel-hotel yang terkadang penuh saat liburan menyulitkan Tia dan keluarga untuk menginap.

Baik Firsa maupun Tia sama-sama memiliki visi ke depan dengan memiliki sebuah apartemen. Nilai jual maupun sewa sebuah apartemen yang semakin tinggi dapat menjadi investasi yang menjanjikan seperti misal menjualnya kembali ketika selesai studi. Selain itu, apartemen juga bisa menjadi hunian hari tua ketika kedua orangtua Tia sudah pensiun kelak. “Jakarta sekarang sudah tidak nyaman lagi untuk menghabiskan hari tua, jadi mereka (orangtua) berpikir lebih baik punya apartemen dan tinggal di Yogya saja,” kata Tia.

loading...

About the author

nesyagata

nesyagata