ALL Radio

Atma Jaya Radio, Mempertahankan Media untuk Belajar

SOP Siaran dan Jadwal Siaran Atma Jaya Radio
SOP Siaran dan Jadwal Siaran Atma Jaya Radio
Catharina Kania
Written by Catharina Kania

Radio kampus yang dikelola secara baik bisa menjadi sarana bagi seluruh warga universitas untuk memperoleh informasi dan hiburan. Salah satu universitas yang serius mengembangkan radio kampus adalah Universitas Atma Jaya Yogyakarta, melalui Atma Jaya Radio (AJR).

Sejak Juli 2003, AJR telah setia melayani segenap civitas akademika Atma Jaya Yogyakarta, sekaligus sebagai sarana belajar yang penting bagi mahasiswa.

“AJR adalah tempat  untuk mewadahi minat dan bakat dari mahasiswa. Bisa dikatakan, kami semacam kelompok profesi, tapi masih belajar bekerja,” ujar Christy, Direktur Atma Jaya Radio. Para anggota AJR bersama-sama belajar mengelola dan menjalankan siaran radio layaknya radio profesional. Hanya saja jam siaran masih terbatas, yakni mulai pukul 14:00 sampai 20:00, menyesuaikan dengan aktivitas kuliah mahasiswa.

Mereka pun tidak belajar sendiri. Ada beberapa pelatihan yang menghadirkan praktisi siaran radio, misalnya pelatihan jurnalisme atau membaca berita. Dengan pelatihan seperti itu, para anggota bisa meningkatkan keahlian mereka supaya lebih profesional.

Christy, Direktur AJR, bekerja di studio radio kampus.

Tentu saja, mengelola dan menjalankan siaran radio kampus penuh dengan tantangan. Dua masalah utama yang sering dialami adalah birokrasi dan teknis. Hal inilah yang juga menjadi tantangan bagi para anggota untuk mempertahankan eksistensi dari Atma Jaya Radio.

Dikatakan oleh salah seorang pengurus Atma Jaya Radio, Nia, bahwa Atma Jaya Radio tidak siaran melalui frekuensi radio dan streaming pada Maret lalu. Siaran lewat frekuensi radio tidak dilakukan terkait dengan adanya permasalahan pemancar. Akibatnya, siaran AJR melalui frekuensi radio tidak terlalu jelas terdengar. Selain itu, siaran melalui streaming pun belum bisa berjalan lancar karena adanya permasalahan teknis.

loading...

“Siaran melalui frekuensi radio bertabrakan. Jadi kalau didengar agak kresek-kresek,” ujar Michael, salah seorang mahasiswa FISIP Atma Jaya Yogyakarta. Siaran AJR memang seringkali berbenturan dengan radio komunitas lain di sekitar AJR. Misalnya, Radio Crast milik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta yang kampusnya berada di sebelah Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Bahkan, AJR dan Radio Crast berada pada frekuensi yang sama, yaitu 107,8 FM. Padahal syarat jarak satu radio komunitas dengan yang lain adalah 2,5 kilometer.

Oleh karena itu, Atma Jaya Radio  berusaha untuk menyelenggarakan kegiatan off air, agar tetap bisa mendekatkan diri kepada audiens yang mereka tuju, terutama para mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta. Mereka pernah menyelenggarakan acara off air seperti donor darah atau lomba penyiar cilik. Salah satu acara terbaru adalah Radio Show, yaitu AJR mengundang band indie untuk tampil. Acara ini sendiri diadaptasi dari program radio on air AJR, Kumis (Kupas Musisi).

Beberapa penghargaan yang diperoleh AJR

Beberapa penghargaan yang diperoleh AJR sejak tahun 2009 [Dari kiri: Partisipasi dalam acara NBL(2013); Media Partner KKN Non Lokasi (2009); Partisipasi dan Dukungan dalam rangkaian acara Jogja Marching Concert (2013)]

Menurut Christy, mempertahankan eksistensi Atma Jaya Radio merupakan tantangan tersendiri. Memang ada kesulitannya, terlebih posisi Atma Jaya Radio sebagai radio komunitas dan bersifat non- komersil. Namun para pengurus Atma Jaya Radio yang berjumlah 21 orang tetap ingin mempertahankan radio ini sebagai radio komunitas. Walaupun sebagai radio swasta atau komersial akan lebih mudah untuk memperoleh dana dan dukungan, namun hal tersebut akan menghilangkan esensi dan keterlibatan mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta. Para mahasiswa pun bisa jadi kehilangan wadah untuk mengembangkan minat dan bakat mereka dalam dunia radio. “Jadi kami sampai saat ini masih ingin mempertahankan bahwa AJR sebagai ruang belajar mahasiswa Atma Jaya. Kami tidak ingin menghilangkan esensi tersebut,” ujar Christy.

loading...

About the author

Catharina Kania

Catharina Kania

13/346012/SP/25608