Transportasi Publik Urban

Jelang Ramadhan, Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas DIY Digelar Kembali

Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan persiapan pra-Lebaran, Forum Lalu Lintas DIY kembali mengadakan rapat koordinasi untuk mempersiapkan operasi Ketupat Progo 2015 Polda DIY. Agenda rapat tersebut adalah mempersiapkan forum dalam mengurai kemacetan dan menambah armada angkutan.

Forum memperkirakan terjadinya lonjakan penumpang pada masa Lebaran. “Perkiraan kami, penumpang kereta api akan meningkat 15% dan pesawat 5,8%. Untuk angkutan darat sendiri mungkin hanya sekitar 1,5% saja,” ujar Agus Andrianto, Ketua DPD ORGANDA DIY ketika ditemui di kantornya pada Selasa (16/06) siang.

Menyusul rapat sebelumnya yang diadakan pada hari Rabu pekan lalu, Sutarno, Kasubdit Penegakkan Hukum (Gakkum) Ditlantas DIY juga menyatakan pihaknya siap mengatasi keruwetan di jalan. “Pengalihan arus atau pengaturan lalu lintas yang sifatnya insidentil sudah kami persiapkan,” ujar Sutarno ketika ditemui di Ditlantas DIY pada Selasa (16/06) sore.

Adapun titik-titik tertentu yang menjadi perhatian utama merupakan titik-titik kemacetan utama di Yogyakarta, seperti di jalan Malioboro, daerah Ring Road Utara, daerah Adisucipto dan Maguwo serta sepanjang Jalan Solo.

Untuk penertiban sementara, Ditlantas DIY telah memerintahkan satuan-satuan di daerah untuk menggelar Operasi Patuh secara serentak, terutama di daerah-daerah yang rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

loading...

Ditlantas DIY menggelar razia selama tiga hari berturut-turut terhitung dari Senin (15/06) hingga Rabu (17/06) silam. Selain itu, aparat juga akan menindak para pemilik knalpot bising dan plat nomor modifikasi serta pelanggaran-pelanggaran kasat mata lainnya, seperti pelanggaran rambu lalu lintas dan lampu APILL.

Sebagai penanggung jawab armada kendaraan umum, Agus mengakui bahwa pihaknya sudah lebih mematangkan prosedur penambahan armada dan juga armada cadangan. Menurutnya, dinas-dinas terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah, Dinas Ketertiban serta Polda DIY masing-masing juga sudah menyampaikan perkembangan rencana mereka.

“Masalah penambahan kendaraan tanggung jawab ORGANDA. Koordinasi pengamanan dan kelancaran lalu lintas sudah diatur oleh Ditlantas DIY, keselamatan dan penanganan kecelakaan lalu lintas diurus Dinas Kesehatan, sedangkan urusan keselamatan dan kesiapan marka jalan itu wewenang Dinas Perhubungan,” pungkasnya.

Rapat koordinasi Forum Lalu Lintas berikutnya direncanakan berlangsung pada H-17 Lebaran, namun tidak menutup kemungkinan akan ada rapat mendadak yang menyesuaikan kebutuhan jalan.

Agus dan Sutarno sama-sama menghimbau masyarakat untuk terus waspada berlalu lintas dan melaporkan kerusakan-kerusakan sarana-prasarana jalan untuk ditindaklanjuti oleh badan-badan terkait.

loading...

About the author

Chiara Anindya

Chiara Anindya

Stuck between being a journalist... or a lecturer. I write and research things related to media and journalism.