ALL Radio

Jogja Family, Radio Keluarga Modern

Ruang Siaran Radio Jogja Family
(doc by: Karin)
Ruang Siaran Radio Jogja Family (doc by: Karin)
Catharina Kania
Written by Catharina Kania

Sejak berdiri pada 2008, Radio Jogja Family mengusung keluarga sebagai target pendengar utamanya. Mereka melihat segmen keluarga belum tersentuh stasiun radio swasta, yang umumya berfokus pada anak muda.

“Keluarga itu kan ceruknya lebih besar. Ada bapak, ibu, dan anak. Jadi komplit,” ujar Boni, Manajer Program dari radio yang mengudara pada 100,9 FM itu. Dalam penjelasannya, Boni mengatakan bahwa Radio Jogja Family lebih fokus dengan keluarga muda dan urban. Jadi, tidak bisa dikatakan bahwa Radio Jogja Family itu all-segmented audience. Mereka memilih keluarga yang masih muda, sekitar 10 tahun berkeluarga. Maka target pendengar sebenarnya berhenti pada umur 45 tahun, Namun, tidak menutup kemungkinan pendengar Radio Jogja Family bisa sampai umur 55 tahun (usia produktif).

Berdasarkan isi program siaran, Radio Jogja Family memang lebih berorientasi terhadap hiburan. Informasi atau konten lain biasanya diselipkan dalam sebuah insert yang berdurasi 3 menit di beberapa program siaran. Contohnya saja seperti pembicaraan tentang piknik, merawat anak, tips untuk ibu- ibu di rumah, otomotif, bahkan sampai tentang budaya juga disajikan. Setelah itu, dilanjutkan lagi dengan pemutaran musik.

Pemutaran lagu di Radio Jogja Family juga berbeda dengan radio pada umumnya. Pilihan lagu mereka berkisar pada adult contemporary. Contohnya saja, seperti lagu- lagu tahun 1970 dan 1980 yang biasanya diputar dalam segmen “Slow Rock Music” dan “Golden Voice”. Mereka tidak memutarkan lagu- lagu yang baru keluar dan menjadi populer di dunia musik. Radio Jogja Family  cenderung memutarkan lagu yang hampir semua orang tahu dan menjadi legenda di masanya.

Program siaran Radio Jogja Family pun cukup beragam, tidak selamanya tentang musik. Salah satu program siaran yang dianggap unik dan fenomenal adalah “Lingsir Wengi”, yang disiarkan setiap Selasa malam. “Dalam acara ini, kita tidak mengambil sisi horornya. Kita tidak membahas seseorang yang bertemu hantu atau setan. Tapi lebih ke hal supranatural,” jelas Boni. Misalnya Ari Waribi, seorang pembawa acara dalam acara ini. Selain memahami supranatural, dia juga memberi jawaban yang berhubungan dengan filsafat. Jadi acara tidak berbau hal- hal yang menyeramkan seperti penampakan makhluk halus dan lainnya.

loading...

Lalu untuk segmen anak- anak, ada juga program “Cerita Kak Iko” yang disiarkan setiap Minggu pagi. Siaran ini adalah siaran hiburan bagi anak. Iko sebagai pembawa acara berdongeng dengan cerita yang berbeda tiap minggunya. Anak- anak yang mendengarkan juga bisa meminta lagu dan berkirim salam. Acara juga memuat informasi yang bisa mendidik anak- anak, seperti lagu daerah Indonesia, kesenian tradisional, dan informasi bermanfaat lainnya.

Namun harus diakui,  porsi program siaran untuk anak- anak masih minim. Acara untuk orang dewasa tetap jauh mendominasi. “Harusnya program siaran seperti itu diperbanyak. Jadi bisa mengenalkan dan mengajarkan anak- anak buat mendengarkan radio,” ujar Tia, seorang penyiar radio online saat ditanya komentarnya tentang program siaran anak.  Menurut Tia, kehadiran program siaran anak diharapkan bisa mengurangi kebergantungan anak terhadap gawai. Selain itu, juga bisa mendekatkan hubungan antara anak dan orangtua yang mendampingi mereka saat mendengarkan radio.

Di samping itu, Radio Jogja Family juga  menjalin kerjasama dengan Radio Swaragama. Hal ini karena kedua radio dipayungi oleh perusahaan yang sama, yaitu Swaragama Grup. Maka tidak jarang merkea melakukan kegiatan bersama. “Ya kita juga bisa memungkinkan buat siaran bareng. Seperti April ini, kita akan kerja bersama. Lihat saja,” tutur Boma, seorang manajer program Radio Swaragama.

Selain siaran bersama, mereka juga bisa melakukan acara off air bersama. Seperti acara “Meet and Greet with Air Supply” yang dilakukan saat Air Supply datang ke Yogyakarta untuk melakukan konser. Acara tersebut dilakukan oleh kedua radio secara bersamaan, dengan satu penyiar dari Jogja Family dan satu penyiar dari Swaragama sebagai MC.

loading...

About the author

Catharina Kania

Catharina Kania

13/346012/SP/25608

  • HARRY TOHIR

    Alhamdulillah masih banyak radio yang menyelamatkan lagu anak-anak,kebetulan saya sedang produksi lagu anak2,kalau berkenan bs di putar di radio joga family,se blmnya saya ucapakan banyak terima kasih.

  • HARRY TOHIR

    Alhamdulillah masih banyak radio yang eksis memutar lagu anak2,kalau berkenan saya mau mengirim produk lagu anak2 utk di putar di Radio Jogja Family,se blmnya saya ucapkan banyak terima kasih.