ALL Media Cetak

Kaca, Rubrik Unik dalam Kedaulatan Rakyat

Pengurus Padakacarma mengisi kelas jurnalisme di SMA N 2 Purworejo, 20 September 2014 (foto: @kolomkaca)
abiyoganantya
Written by abiyoganantya

Kaca merupakan salah satu rubrik dalam Kedaulatan Rakyat (KR) yang secara khusus dibuat dan ditujukan untuk anak muda. Kaca hadir untuk menyegarkan koran KR yang dinilai sudah terlalu “tua”. Meski berada di bawah KR, Kaca dikelola secara independen dan unik.

Awalnya, Kaca adalah majalah anak-anak dan remaja yang menjadi bagian dari KR Group. Majalah ini berdiri pada 27 September 1981 dengan nama Majalah Gatotkaca. Dalam perkembangannya majalah ini mengalami beberapa kali perubahan bentuk, mulai dari majalah, sisipan, hingga menjadi rubrik di KR pada 8 Januari 2008.

Kaca memiliki struktur organisasi dan cara rekrutmen tersendiri. Calon reporter yang ingin bergabung ke Kaca harusl siswa SMA. Seleksi dilakukan bertahap karena mereka akan bertanggung jawab untuk mengelola konten Kaca sebanyak empat edisi. Sistem rekrutmen ini selalu berulang selama tiga bulan sekali, sehingga tidak heran Kaca telah melahirkan ratusan reporter muda.

Para reporter yang sudah menunaikan kewajibannya selama tiga bulan di Kaca akan menjadi alumni. Alumni ini membuat oraganisasi sendiri yaitu Persaudaraan Alumni Kaca dan Reporter Remaja (Padakacarma) yang berdiri sejak 20 Juli 2009. Secara filosofi, Padakacarma merupakan nama salah satu senjata andalan Gatotkaca, yaitu “Terompah Padakacarma”. Hal ini sebagai pengingat sejarah keberadaan Majalah Gatotkaca.

Diakui oleh Sekjen Padakacarma, Muhammad Ikhwan Anas, Padakacarma bukan hanya wadah bagi alumni untuk mengingat masa kerja di Kaca, namun memiliki tugas tersendiri untuk merekrut anggota Kaca baru. “Jadi anggota Padakacarma itu tidak pasif. Kami malah aktif dalam melakukan rekrutmen untuk anggota Kaca baru. Pihak KR Group sudah memercayai kami,” ujar Anas.

Kaca sendiri memiliki segmen pembaca yang berbeda dengan KR. Kaca lebih menyasar ke usia remaja sedangkan KR diperuntukan untuk usia dewasa. Dengan konsep yang diusung “dari, oleh, dan untuk remaja” maka konten yang ditulis di dalamnya dilakukan oleh remaja, dan sasarannya pun remaja. “Kaca menjadi wadah bagi remaja untuk mengekspresikan dirinya dalam koridor jurnalisme,” ujar Anas.

 

About the author

abiyoganantya

abiyoganantya