ALL Media Radio

Ketoprak Mataram RRI Masih Ramai Penggemar

1433217626371
eva
Written by eva

Penuhnya Auditorium Radio Republik Indonesia Yogyakarta saat pagelaran Ketoprak Mataram pada 6 Mei lalu menggambarkan masih tingginya antusiasme warga penggemar ketoprak. Pentas “Kembang Wijayakusuma” yang berlatar Nusakambangan itu merupakan bagian dari hajatan rutin Ketoprak Mataran RRI yang digelar setiap bulan.

Dengan tiket masuk sebesar Rp 10.000-Rp 15.000, pentas Ketoprak Mataram RRI itu dipenuhi penonton berbagai usia, dengan sebagian besar orang dewasa.

“Saya sebenarnya sulit untuk menghubungkan cerita dari satu adegan ke adegan lain. Kadang nggak paham bahasanya. Kalau untuk yang bagian komedi sangat menarik. Lain kali saya ingin datang lagi dan harus paham keseluruhan cerita. Tidak hanya paham sedikit-sedikit seperti saat ini.” kata Seta Respati, mahasiswa yang menonton pagelaran Ketoprak Mataram untuk pertama kalinya.

loading...

Pagelaran yang diadakan bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY ini dimulai pada pukul 21:00 dengan sutradara Bondan Nusantara. Tidak hanya seniman senior, terlihat banyak seniman muda yang tampil dalam pagelaran ini. Tidak lupa pula disisipkan komedi yang apik oleh Yuningsih “Yu Beruk” sehingga suasana pagelaran menjadi tidak terlalu tegang dengan cerita wabah penyakit di Mataram.

Tidak hanya menjadi agenda rutin RRI dan Dinas Kebudayaan, pagelaran Ketoprak Mataram ini merupakan salah satu dari acara unggulan pada RRI Pro 4 Yogyakarta. Pentas ini disiarkan secara langsung oleh RRI Pro 4 Yogyakarta kepada para pendengarnya.

Sesuai namanya, pagelaran Ketoprak Mataram ini mengangkat cerita masyarakat pada masa Kerajaan Mataram. Walaupun begitu, cerita-cerita yang diangkat masih menarik bagi banyak orang. Bahkan pada pagelarannya terlihat pula beberapa sponsor komersial yang konsisten mendukung program seni dan budaya RRI Pro 4.

Selain bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya Jawa, pagelaran Ketoprak Mataram ini merupakan salah satu bentuk media pembelajaran budaya Jawa yang kreatif. Hal ini sejalan dengan program pendidikan dan kebudayaan yang diusung oleh Programa 4 RRI Yogyakarta. “Selain ada Ketoprak Mataram, pagelaran budaya lain yang rutin di adakan oleh RRI adalah wayang kulit,” ujar Atang Basuki, Kepala Seksi Liputan Berita dan Dokumentasi RRI Yogyakarta.

loading...

About the author

eva

eva