ALL

Warga Protes Pembangunan Homestay Yuwana Garden

Pembangunan homestay Yuwana Garden di Jalan Dagen 115, Gedongtengan, diprotes warga Kelurahan Sosromenduran karena mengganggu aktivitas pariwisata. Perwakilan warga juga mengkritisi kelengkapan perizinan kompleks Yuwana Garden.

Pembangunan yang berjalan sejak Februari mendapat protes tertulis dari warga Kelurahan Sosromenduran, tepatnya di Jalan Dagen pada Selasa (7/4). Surat keberatan tersebut disampaikan oleh Ketua RW 5 Sosromenduran, Broto (54), di kediaman Safirul Alam selaku pengelola kompleks Yuwana Garden.

Broto membenarkan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh pengelola kompleks Yuwono Garden mengganggu. Pasalnya, banyak kendaraan berat yang melewati Jalan Dagen. Hal itu mengganggu aktivitas pariwisata yang memang telah menjadi ciri khas Kelurahan Sosromenduran. “Apalagi mereka sama sekali tidak memberitahu kami tentang pembangunan tersebut. Bahkan saya tidak ingat pernah dimintai izin. Padahal IMB butuh persetujuan RW juga,” kata Broto.

loading...

Ardiansyah (39), salah satu pemilik toko cenderamata di Jalan Dagen, mengamini hal itu. Meski tidak signifikan, ia mengalami penurunan pendapatan karena wisatawan enggan melewati jalan yang dipenuhi oleh pasir dan semen. Namun, ia lebih khawatir terhadap dampak jangka panjang yang akan diberikan oleh keberadaan alat berat. “Sebenarnya yang saya takutkan adalah lama-lama wisatawan jadi tidak mau lewat sini lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Safirul mengatakan bahwa Taman Yuwono sudah berdiri sejak 1975 sehingga tidak memerlukan IMB. “Yang saya bangun hanya tambahan saja. Kendaraan dan alat berat itu memang mau tidak mau diperlukan karena ada beberapa titik yang memerlukan alat-alat tersebut,” kata Safirul.

Safirul menambahkan bahwa keberadaan Yuwono Garden telah menjadi salah satu fondasi yang membuat Jalan Dagen sukses menjadi salah satu titik pemberhentian wisatawan dari seluruh dunia. Ia lantas berpendapat pembangunan yang ia lakukan justru akan menambah daya tarik Jalan Dagen.

loading...

About the author

Muhammad Zaki

Muhammad Zaki

Singkat, Padat, Berpahala